Saat yang ditunggu, saat yang dinantikan para petani penggarap Program Penanganan Lahan Kritis dan Sumber Daya Air Berbasis Masyarakat dari Kelompok Tani Subur Makmur, Desa Pecalongan, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso yaitu penanaman tanaman DURIAN MONTONG di lahan garapannya. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya apa yang mereka impikan akhirnya terwujud. MENANAM DURIAN MONTONG.
Salah Satu Program Komprehensif yang Berbasis masyarakat dari Ditjen Bina Bangda Kemendagri untuk MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Monday, December 10, 2012
Tuesday, November 20, 2012
Persiapan Lahan di Pecalongan, Bondowoso
| Pembersihan Lahan |
| Lahan calon lokasi program sedang di bajak oleh petani penggarap |
Satu tahapan pengukuran lahan dan penentuan batas serta luasan masing – masing petani penggarap sudah dilaksanakan oleh Kelompok Tani Subur Makmur desa Pecalongan, kecamatan Sukosari, kabupaten Bondowoso. Kegiatan selanjutnya adalah persiapan lahan. Persiapan lahan merupakan kegiatan awal yang sangat penting dan vital, sebab media tanam merupakan syarat utama yang diperhatikan dalam budidaya tanaman. Tanaman akan tumbuh lebih apabila lahan benar – benar dipersiapkan, apalagi dilahan – lahan yang termasuk kategori kritis dan sangat kritis. Sangat disayangkan apabila suatu lahan yang akan digunakan sabagai media tanaman dimana hasilnya nanti untuk dirinya sendiri tanpa melakukan usaha persiapan lahan yang baik.
Thursday, November 15, 2012
Bondowoso : Pengukuran Lahan di Pecalongan
Pengukuran lahan oleh petani penggarap anggota Kelompok Tani "Subur Makmur"
Kepastian luas lahan sangat diperlukan dalam penyusunan anggaran dan luasan masing - masing lahan garapan petani penggarap dalam pelaksanaan Program Penanganan Lahan Kritis dan Sumber Daya Air Berbasis Masyarakat (PLKSDA-BM). Pengukuran lahan termasuk dalam kegiatan awal dalam program yang digagas oleh Subdit Perencanaan dan Pengembangan Sumberdaya Air, Ditjen Bina Bangda Kemendagri ini.
Saturday, September 22, 2012
TPM Bersiap Lari Cepat
Suatu program yang berbasis masyarakat dalam menangani lahan kritis,
tepatnya lahan potensial kritis, merupakan program terpadu antara
berbagai pemangku tanggung jawab adanya sumberdaya air dan lahan. Tidak
hanya pemerintah saja, tetapi swasta dan masyarakat juga harus terlibat
atau melibatkan diri. Kalau hanya satu sisi saja yang bertanggung jawab,
sementara pihak lain hanya menjadi penonton atau bahkan merusak maka
sejuta program apapun tiada arti bagi penanganan lahan dan air.
Sunday, May 6, 2012
Lahan di Pantai Kepanjen, Jember
Setelah melakukan survey di Gunung Malang, Tim survey langsung meluncur ke wilayah selatan kabupaten Jember, tepatnya desa Kepanjen kecamatan Umbulsari.
Lahan yang diajukan Pemkab Jember sebagai lokasi program PLKSDABM. LOkasi ini berada di pantai selatan kabupaten Jember, seluas 40 hektar
Gunung Malang, Jember - Sentra Durian
Setelah selesai melakukan survey semua lokasi yang diajukan oleh Pemda kabupaten Probolinggo, maka Tim survey melanjutkan perjalanan ke kabupaten Jember. Dalam usulannya Pemda kabupaten Jember mengusulkan dua lokasi sebagai calon lokasi program PLKSDA BM, yaitu di desa Gunung Malang kecmatan Sumber Jambe dan desa Kepanjen kecamatan Umbulsari.
Sebagai lokasi pertama yang disurvey adalah lahan yang berada di desa Gunung Malang kecamatan Sumber Jambe. lahan ini seluas 17 hektar.
Sebagai lokasi pertama yang disurvey adalah lahan yang berada di desa Gunung Malang kecamatan Sumber Jambe. lahan ini seluas 17 hektar.
Saturday, May 5, 2012
Lahan di Gondosuli, Probolinggo
Waktu sudah pukul 14.00 WIB, padahal lokasi yang akan disurvey oleh Tim survey Dirjen Bina Bangda masih satu lagi. Padahal perjalanan dari desa Sidokare ke desa Gondosuli kurang lebih 1 jam perjalanan. Dengan melintas kota Probolinggo lagi, kami meluncur ke arah timur dari kota Probolinggo, yaitu menuju desa Gondosuli.
Subscribe to:
Posts (Atom)